Berkah Selawat, UMKM Tempeh Tengah Kian Tumbuh dan Berdaya

  • Apr 25, 2026
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Ekonomi dan Sosial, Keagamaan

Tempeh Tengah, KIM — Lantunan selawat yang menggema dalam kegiatan tasyakuran dapur SPPG Tempeh Tengah pada Sabtu (25/4/2026) tidak hanya menghadirkan ketenangan batin, tetapi juga membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

Sejak sore hari, puluhan pelaku UMKM tampak membuka lapak sederhana di area kegiatan. Mereka menjajakan beragam produk, mulai dari makanan ringan, minuman tradisional, hingga olahan khas rumahan. Kehadiran ratusan warga yang mengikuti sholawat bersama Gus Khoir dan Majelis Rijalul Mukhlisin (MRM) menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan.

Suasana religius yang berpadu dengan keramaian warga menciptakan ekosistem ekonomi kecil yang hidup. Para pelaku UMKM mengaku mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan hari biasa. Tidak sedikit dari mereka yang dagangannya ludes sebelum acara selesai.

Salah satu pelaku UMKM, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya kegiatan tersebut. Ia mengaku penjualannya meningkat signifikan karena banyaknya pengunjung yang hadir.

“Alhamdulillah, acara seperti ini sangat membantu kami. Selain ikut berselawat, kami juga bisa berjualan dan menambah penghasilan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh pedagang lainnya yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan berskala besar di desa. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil.

Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar pelaku usaha lokal. Mereka saling berbagi pengalaman dan memperluas jaringan, sehingga membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Khoir menyampaikan bahwa sholawat tidak hanya membawa ketenangan hati, tetapi juga membuka pintu rezeki dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika kita berselawat dengan tulus, insyaAllah akan dimudahkan segala urusan, termasuk dalam mencari rezeki. Semoga para pelaku usaha di sini semakin lancar dan usahanya terus berkembang,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan tasyakuran yang dipadukan dengan selawat ini, masyarakat Tempeh Tengah merasakan manfaat ganda, baik secara spiritual maupun ekonomi. Kehadiran UMKM dalam setiap kegiatan desa pun menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Ke depan, warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar, sehingga keberkahan yang dirasakan tidak hanya hadir dalam doa, tetapi juga nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. (KIM Permata Abadi-Dn).