Haru dan Hikmat, Tasyakuran Dapur SPPG Bersama Majelis Rijalul Mukhlisin
- Apr 25, 2026
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Keagamaan, Kemasyarakatan
Tempeh Tengah, KIM — Nuansa haru dan kekhidmatan menyelimuti kegiatan tasyakuran dapur SPPG Tempeh Tengah yang dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi momen penuh makna sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan dapur SPPG yang diharapkan dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Sejak sore hari, warga mulai berdatangan dan memenuhi lokasi acara. Mereka hadir dengan penuh antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius. Lantunan selawat yang dipimpin oleh Gus Khoir bersama Majelis Rijalul Mukhlisin (MRM) menggema, menghadirkan suasana syahdu yang menyentuh hati para jamaah.
Tasyakuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga refleksi atas perjalanan panjang proses pembangunan yang dilalui dengan semangat gotong royong. Dapur SPPG yang kini telah berdiri menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembangunan. Ia berharap keberadaan dapur SPPG dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi sarana yang membawa manfaat bagi warga.
“Pembangunan ini adalah hasil dari kebersamaan dan kerja keras kita semua. Semoga dapur SPPG ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Khoir, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga rasa syukur dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan sosial sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Momentum seperti ini adalah bentuk syukur kita bersama. Semoga apa yang telah dibangun membawa keberkahan dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tuturnya di hadapan jamaah.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan hingga selesai. Warga yang hadir tampak larut dalam setiap lantunan sholawat, menciptakan suasana yang tidak hanya meriah, tetapi juga menenangkan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Tempeh Tengah berharap dapur SPPG tidak hanya menjadi fasilitas penunjang kegiatan, tetapi juga simbol kuatnya persatuan dan semangat gotong royong yang terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. (KIM Permata Abadi-Dn).