Bahas Peran dan Peluang MBG, BUMDes Mantapkan Arah Penguatan Usaha Pangan Lokal Desa
- Nov 20, 2025
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Ekonomi dan Sosial, Ketahanan Pangan
Tempeh Tengah, KIM — BUMDes Srikandi Tempeh Tengah menggelar rapat internal untuk membahas peran dan peluang desa dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (20/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di rumah salah satu anggota ini menjadi ruang penting bagi pengurus untuk menyamakan arah dan strategi penguatan usaha pangan lokal desa.
Rapat dipimpin oleh Ketua BUMDes, Joyo, bersama Sekretaris Mashudi, dengan fokus utama pada dua hal: peluang BUMDes untuk masuk dalam rantai pasok MBG serta pengembangan unit usaha peternakan bebek sebagai sumber telur lokal. Telur bebek dinilai memiliki potensi besar sebagai komoditas yang stabil dan dibutuhkan, baik untuk pasar umum maupun sebagai bahan pangan program pemerintah.
Diskusi juga menyoroti pentingnya inovasi dan branding produk. Pengurus menilai bahwa BUMDes tidak hanya perlu menyiapkan kapasitas produksi, tetapi juga membangun citra produk yang lebih menarik dan kompetitif. Strategi pemasaran, peningkatan kualitas kemasan, hingga perluasan pangsa pasar turut dibahas sebagai langkah konkret penguatan usaha.
Dalam pembahasan, pengurus menyepakati bahwa BUMDes harus tetap bergerak meski belum mendapatkan dukungan penuh untuk memasok MBG. Keputusan ini menjadi titik penting untuk mempertegas kemandirian usaha. BUMDes berkomitmen memutar otak, memperkuat branding, mencari pasar baru, dan terus berinovasi dengan mengedepankan produk asli desa.
“Kami tidak ingin hanya menunggu peluang datang. BUMDes harus terus bergerak, menciptakan nilai, dan menghadirkan produk unggul desa,” ujar Ketua BUMDes Joyo.
Sekretaris BUMDes Mashudi menambahkan bahwa pengembangan peternakan bebek akan menjadi fondasi penting bagi ketahanan pangan desa. Produksi telur bebek dinilai tidak hanya mendukung potensi MBG, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan membuka peluang usaha turunan.
Hasil dari rapat ini adalah langkah tegas BUMDes Srikandi dalam memperkuat unit usaha pangan lokal. Pengurus kini memiliki arah yang lebih jelas: meningkatkan kapasitas produksi telur bebek, membangun branding yang kuat, memperluas jaringan pasar, sekaligus mempersiapkan BUMDes agar lebih siap jika peluang kemitraan MBG kembali terbuka.
Dengan komitmen tersebut, BUMDes Srikandi Tempeh Tengah berharap dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.