Benteng Protein Lokal: BUMDes Srikandi Sukses Kelola Bebek Petelur, Menjadi Pilar Utama Ketahanan Pangan Desa
- Nov 14, 2025
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Ekonomi dan Sosial, Ketahanan Pangan
Tempeh Tengah, KIM - Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, BUMDes Srikandi Desa Tempeh Tengah tampil sebagai motor penggerak ketahanan pangan lokal. Melalui unit usaha budidaya bebek petelur, BUMDes ini berhasil membangun ekosistem pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa, Jumat (14/11/2025).
Dengan kandang modern yang bersih dan terkelola rapi, ratusan bebek petelur dipelihara menggunakan pakan berstandar dan diawasi langsung oleh tim pengelola yang terampil. Tidak hanya menghasilkan telur berkualitas tinggi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Setiap harinya, produksi telur terus meningkat, menjadi pasokan protein hewani yang mudah dijangkau masyarakat.
Ketua BUMDes Srikandi, Joyo Mulyo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak datang begitu saja. “Kami terus melakukan evaluasi dan inovasi, mulai dari pola pakan, kebersihan kandang, sampai sistem pemasaran. Semua kami lakukan agar usaha ini bisa menopang kebutuhan pangan warga dan membawa manfaat ekonomi yang nyata,” ujarnya.
Program ini juga mendapat dukungan kuat dari pemerintah desa. Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, menyebut bahwa unit bebek petelur ini telah menjadi contoh nyata bagaimana desa mampu mengelola potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. “Ini bukan hanya tentang usaha, tapi tentang kemandirian pangan. Telur yang dihasilkan BUMDes Srikandi kini menjadi benteng protein lokal bagi masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat pun merasakan dampak positifnya. Telur-telur segar kini mudah didapatkan dengan harga terjangkau, sementara roda ekonomi desa terus bergerak. Tidak sedikit warga yang mulai terinspirasi untuk mengembangkan usaha serupa di skala kecil di rumah mereka.
Dengan langkah yang semakin mantap, BUMDes Srikandi berkomitmen untuk memperluas usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan mempertahankan kualitas. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ketika masyarakat, pemerintah desa, dan BUMDes bersatu, kemandirian pangan bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang terus bertumbuh.
Kini, BUMDes Srikandi melalui bebek petelurnya, benar-benar menjadi pilar kokoh ketahanan pangan dan kebanggaan Desa Tempeh Tengah, (KIM Permata Abadi/Doni).