BUMDes Srikandi Sukses Pasok Telur Asin ke Program MBG, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

  • Dec 19, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Kemasyarakatan, Ketahanan Pangan

Tempeh Tengah, KIM — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Srikandi Desa Tempeh Tengah mencatatkan capaian membanggakan dengan berhasil memasok produk telur asin ke Program Makan Bergizi (MBG). Keberhasilan ini menjadi bukti penguatan rantai ketahanan pangan desa, yang dimulai dari pengelolaan peternakan bebek hingga pengolahan pangan bernilai tambah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025.

Bahan baku telur asin berasal dari unit peternakan bebek BUMDes Srikandi, yang dikelola secara berkelanjutan sebagai salah satu unit usaha strategis desa. Telur bebek hasil peternakan tersebut kemudian diolah menjadi telur asin melalui metode tradisional yang menjaga kualitas dan cita rasa produk.

Proses pembuatan telur asin dilakukan dengan memanfaatkan campuran batu bata halus, sekam, dan garam sebagai media pelapis telur. Telur yang telah dilapisi kemudian disimpan dan diperam selama kurang lebih dua minggu. Proses ini bertujuan agar garam meresap secara merata ke dalam telur sehingga menghasilkan telur asin dengan rasa yang matang, tekstur baik, serta kualitas yang terjaga.

Ketua BUMDes Srikandi, Joyo, menyampaikan bahwa keberhasilan memasok telur asin ke program MBG merupakan hasil dari pengelolaan unit usaha yang terintegrasi.
“Mulai dari peternakan bebek hingga pengolahan telur asin, semuanya kami kelola secara bertahap dan terkontrol. Masuknya produk telur asin ke MBG menjadi bukti bahwa BUMDes mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas dan bermanfaat,” ujarnya.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan peran nyata BUMDes dalam mendukung ketahanan pangan desa.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja BUMDes Srikandi. Keberhasilan memasok telur asin ke program MBG membuktikan bahwa potensi desa, jika dikelola dengan baik, mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan BUMDes dalam program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan usaha desa, tetapi juga berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi yang berkualitas.

Melalui sinergi antara peternakan bebek dan pengolahan telur asin, BUMDes Srikandi menunjukkan peran nyata sebagai penggerak ketahanan pangan Desa Tempeh Tengah. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi pengembangan unit usaha desa lainnya agar mampu berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (KIM Permata Abadi / Melinda)