Dari Dapur Rumahan Menuju Bisnis Kuliner Mandiri: Grand Opening Warung Mbak Anis Tuai Apresiasi Warga

  • Nov 14, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Ekonomi dan Sosial

Tempeh Tengah, KIM - Perjalanan inspiratif tersaji dari sosok Mbak Anis, perempuan tangguh yang kini resmi meluncurkan usaha kuliner yang diproyeksikan menjadi salah satu UMKM unggulan di Desa Tempeh Tengah. Grand opening yang digelar dengan konsep sederhana namun hangat ini menjadi momentum penting bagi pemilik usaha maupun masyarakat yang telah lama menantikan hadirnya pusat kuliner baru di desa, Jumat (14/11/2025).

Warung Mbak Anis menawarkan berbagai menu makanan dan minuman yang diracik dari resep keluarga. Mulai dari olahan mie pedas favorit, aneka jajanan, nasi campur, roti bakar, gorengan hangat, hingga minuman segar seperti es teh, kopi hitam, dan minuman kekinian lainnya. Dapur bersih, pelayanan ramah, dan suasana nyaman menjadi nilai tambah yang membuat warga betah berlama-lama.

Dalam grand opening tersebut, Mbak Anis berbagi cerita tentang perjalanan panjangnya. “Awalnya saya hanya memasak untuk keluarga dan tetangga. Lalu banyak yang bilang, ‘Mbak, buka warung saja.’ Saya pikir-pikir, akhirnya memberanikan diri. Ini bukan hanya soal bisnis, tapi soal keberanian untuk memulai sesuatu demi masa depan keluarga,” tuturnya haru.

Pemerintah Desa Tempeh Tengah memberikan dukungan penuh. Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Tempeh Tengah, Ika Nurhayati, menekankan bahwa UMKM seperti ini merupakan tulang punggung ekonomi lokal. “Kita perlu mendorong lebih banyak warga membuka usaha. Dengan begini, lapangan kerja terbuka, potensi desa bergerak, dan kualitas hidup meningkat,” ujarnya.

Warga menyambut grand opening dengan sangat antusias. Beberapa terlihat berkerumun mencoba menu baru, sementara yang lain membeli untuk dibawa pulang. Banyak yang memuji rasa masakan yang lezat serta harga yang ramah di kantong.

Di akhir acara, Anis menyampaikan harapannya untuk terus berkembang. Ia ingin mengembangkan menu harian, menyediakan space untuk nongkrong anak muda, menetapkan jam operasional malam hari, hingga menggandeng supplier lokal agar rantai ekonomi desa semakin kuat.

Grand opening ini membuka babak baru bagi UMKM lokal, menjadi bukti bahwa semangat wirausaha di Tempeh Tengah terus hidup dan berkembang. (KIM Pemata Abadi/Doni).