Dari Segelas Beras Menjadi Berkah Bersama: Wujud Kebersamaan Warga Dusun Ateran

  • Dec 05, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Kemasyarakatan, Kepedulian

Tempeh Tengah, KIM — Dusun Ateran kembali menunjukkan kekuatan solidaritas dan gotong royong melalui kegiatan Jumat Berkah, sebuah program rutin yang lahir dari kepedulian warga dan diwujudkan dalam bentuk iuran segelas beras setiap Kamis malam. Dari hal yang tampak sederhana inilah, tercipta keberkahan yang mampu dirasakan oleh banyak keluarga di lingkungan, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan ini berawal dari kesadaran masyarakat bahwa berbagi tidak harus selalu dalam jumlah besar. Dengan memberikan segelas beras, setiap rumah turut berpartisipasi dalam menolong sesama. Setiap Kamis malam, perangkat dusun Ateran berkeliling dari rumah ke rumah untuk mengumpulkan beras tersebut. Suasana akrab, penuh senyum, dan hangat sering menyertai proses pengumpulan, menandakan betapa kuatnya nilai kebersamaan di Dusun Ateran.

Setelah terkumpul, beras tersebut kemudian diolah menjadi makanan yang dibagikan ke warga yang membutuhkan pada kegiatan Jumat Berkah. Sasaran utama program ini meliputi lansia, janda, dan keluarga kurang mampu. Berkat antusiasme warga, jumlah beras yang terkumpul setiap jumat selalu cukup untuk membantu banyak pihak.

Kepala Dusun Ateran, Lody Bramboja, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah bukan hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga menjadi pengikat hubungan sosial yang semakin erat. “Dari segelas beras, kita belajar bahwa kebersamaan itu nyata. Kecil bagi kita mungkin sangat berarti bagi orang lain. Inilah semangat yang ingin terus kami jaga di Dusun Ateran,” ujarnya.

Warga pun merasa bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini. Selain membantu masyarakat kurang mampu, Jumat Berkah juga menjadi sarana pembiasaan untuk beramal secara konsisten, ringan, dan tidak memberatkan. Program ini bahkan mulai menarik minat generasi muda yang ikut membantu mengemas dan menyalurkan bantuan setiap Jumat pagi.

Melalui semangat kebersamaan ini, Dusun Ateran berhasil membangun ekosistem sosial yang kuat dan harmonis. Kegiatan Jumat berkah bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi telah menjadi simbol persatuan masyarakat. Dari langkah kecil ini, tumbuh harapan besar agar budaya gotong royong terus hidup dan menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal serupa.