Desa Tempeh Tengah Resmi Luncurkan PACU WETENG, Layanan Aspirasi Digital untuk Warga
- Jan 07, 2026
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Pemerintahan
Tempeh Tengah, KIM - Pemerintah Desa Tempeh Tengah Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang resmi meluncurkan PACU WETENG (Panggon Curhat Wong Tempeh Tengah) sebagai inovasi layanan aspirasi masyarakat berbasis digital. Program ini dihadirkan untuk mempermudah warga dalam menyampaikan saran, keluhan, pengaduan, hingga ide pembangunan desa secara cepat dan transparan, Rabu (07/01/2026).
Kepala Desa Tempeh Tengah, M. Mansyursah, mengatakan bahwa PACU WETENG merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat. “PACU WETENG ini kami siapkan sebagai sarana resmi warga untuk menyampaikan unek-unek, saran, maupun keluhan. Pemerintah desa ingin lebih dekat dengan masyarakat dan memastikan setiap aspirasi bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Melalui layanan ini, warga cukup memindai kode QR yang tersedia di Aula Balai Desa dan Ruang Pelayanan Desa Tempeh Tengah atau bisa mengakses tautan https://bit.ly/pacuweteng tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa.
Senada dengan itu, Sekretaris Desa Tempeh Tengah, Ika Nurhayati, menambahkan bahwa PACU WETENG dirancang agar mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Layanan ini kami buat sederhana dan ramah pengguna, sehingga siapa pun bisa menyampaikan aspirasi kapan saja. Semua laporan yang masuk akan dicatat dan diteruskan sesuai prosedur agar penanganannya lebih terarah,” jelasnya.
Pemerintah Desa Tempeh Tengah berharap, dengan adanya PACU WETENG, terwujud komunikasi dua arah yang lebih efektif antara warga dan pemerintah desa, serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan responsif. Sesuai dengan semangat yang diusung, “Ayo lur tokno wes uneg-uneg e, kanggo bareng mbangun Tempeh Tengah!”, PACU WETENG menjadi wadah bersama untuk membangun Desa Tempeh Tengah yang lebih baik. (KIM Permata Abadi/Fandy).