DLH Kabupaten Lumajang Tinjau UMKM Kerupuk Tedi: Usaha Rumahan yang Terus Bertumbuh di Tengah Kesederhanaan

  • Nov 17, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Ekonomi dan Sosial

Tempeh Tengah, KIM - Di tengah permukiman yang tenang di Dusun Kebonsari, aroma kerupuk yang sedang digoreng memecah suasana pagi. Rumah milik Tedi, yang selama bertahun-tahun menjadi pusat produksi kerupuk rumahan, hari ini mendapat kunjungan khusus dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang. Dipimpin oleh Endang, kunjungan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan bahwa UMKM kecil seperti usaha milik Tedi ini tetap memenuhi standar kesehatan dan kelestarian lingkungan, Senin (17/11/2025).

Sesampainya di lokasi, tim disambut ramah oleh pemilik usaha. Area produksi tampak sederhana, tetapi tertata cukup rapi. Beberapa warga terlihat membantu proses pengadonan, pembentukan, hingga penjemuran. Meski berjalan dengan peralatan terbatas, UMKM ini telah menjadi sumber penghidupan bagi keluarga Tedi dan beberapa warga sekitar.

Endang, juga menjelaskan bahwa verifikasi lapangan bukanlah proses penilaian yang menekan, melainkan pendampingan untuk membuat UMKM lokal semakin siap bersaing. “DLH hadir untuk memastikan bahwa usaha seperti ini berkembang dengan tetap memperhatikan kesehatan dan lingkungan. Kami ingin UMKM tetap maju, tetapi juga ramah lingkungan,” ujarnya.

Tim kemudian melakukan peninjauan detail di beberapa titik seperti kebersihan peralatan, sirkulasi udara ruang produksi, lokasi penjemuran, hingga potensi limbah cair yang keluar dari proses pengolahan. Beberapa masukan diberikan, terutama terkait area penataan peralatan dan pengemasan agar mutu produk lebih terjaga.

Tedi, pemilik usaha menyambut baik kunjungan ini. Ia mengaku banyak mendapatkan insight baru. “Kami memang usaha kecil, tapi ingin tetap belajar. Semoga dengan arahan dari DLH, usaha kerupuk ini bisa semakin dipercaya dan berkembang lebih baik lagi,” jelasnya..

Kunjungan ditutup dengan sesi diskusi ringan mengenai peluang pengembangan usaha, termasuk kemungkinan peningkatan kapasitas produksi serta standardisasi kemasan. DLH berharap UMKM seperti ini dapat menjadi contoh pelaku usaha desa yang tumbuh dari kesederhanaan namun tetap memegang komitmen terhadap kebersihan dan lingkungan. (KIM Permata Abadi/Doni).