Dorong Kinerja dan Keberlanjutan, BUMDes Srikandi Bahas Program Kerja di Tahun 2026
- Jan 02, 2026
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Ekonomi dan Sosial
Tempeh Tengah, KIM – Upaya mendorong peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha desa terus dilakukan BUMDes Srikandi Desa Tempeh Tengah. Hal ini tercermin dalam rapat pembahasan program kerja tahun 2026 yang berlangsung di Balai Desa Tempeh Tengah, Jumat (2/1/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua BUMDes Srikandi bersama seluruh anggota sebagai bentuk keseriusan dalam merumuskan arah pengembangan usaha desa ke depan.
Rapat tidak hanya membahas rencana kerja, tetapi juga mengevaluasi pelaksanaan unit usaha yang selama ini berjalan. Unit Pengelolaan Sampah menjadi salah satu perhatian utama, terutama terkait penataan data pemanfaat layanan, kedisiplinan pembayaran iuran, serta kondisi sarana operasional. Ke depan, BUMDes Srikandi merencanakan penguatan sistem pengelolaan melalui pembentukan bank sampah dan pelibatan aktif masyarakat dalam pemilahan sampah organik dan anorganik agar bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Di sektor pariwisata, pembahasan difokuskan pada peningkatan kualitas pengelolaan kawasan wisata Sumbertiyo. Kebersihan dan kejernihan air akan dijaga melalui pengurasan rutin, disertai kerja bakti bersama yang melibatkan pengelola, pelaku UMKM, dan warga sekitar. Penambahan wahana wisata juga masuk dalam agenda untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata desa.
Sementara itu, Unit Pengelolaan Pertokoan diarahkan agar lebih tertib dan produktif. Evaluasi menyoroti kedisiplinan retribusi kebersihan, penanganan penyumbatan saluran air, serta optimalisasi fasilitas MCK. Penciptaan keramaian di kawasan rest area dipandang penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan kenyamanan pengunjung.
Pada Unit Pertanian, BUMDes Srikandi membahas pengembangan program jangka panjang berbasis edukasi dan kemandirian. Rencana yang disiapkan meliputi pembelajaran budidaya sayuran, konsep beli dan petik sendiri untuk produk pertanian segar, pembangunan green house, hingga pemberian bibit ke dusun-dusun yang akan dipanen bersama sebagai wujud kolaborasi dan penguatan ketahanan pangan desa.
Ketua BUMDes Srikandi Tempeh Tengah, Joyo Mulyo, menegaskan bahwa pembahasan program kerja ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha desa. “Kami ingin memastikan setiap unit usaha berjalan lebih tertata dan berkelanjutan. Program kerja 2026 ini kami susun agar BUMDes benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi desa,” ujarnya.
Salah satu anggota BUMDes Srikandi, Melinda, turut menyampaikan harapannya terhadap hasil rapat tersebut. “Melalui evaluasi dan perencanaan bersama, kami semakin yakin arah BUMDes ke depan lebih jelas dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tuturnya.
Dengan pembahasan program kerja yang matang ini, BUMDes Srikandi Desa Tempeh Tengah optimistis dapat meningkatkan kinerja sekaligus menjaga keberlanjutan usaha desa menuju tahun 2026. (KIM Permata Abadi/Dn).