Dukung Ekonomi Desa, PKK Tempeh Tengah Olah Telur Bebek BUMDes Menjadi Telur Asin Berkualitas

  • Nov 27, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Ekonomi dan Sosial, Ketahanan Pangan

Tempeh Tengah, KIM — Upaya pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi lokal di Desa Tempeh Tengah terus diperkuat melalui kolaborasi antara PKK dan BUMDes Srikandi. Pada Kamis (27/11/2025), ibu-ibu PKK melaksanakan kegiatan pembuatan telur asin yang berlangsung di rumah Ketua TP PKK Desa Tempeh Tengah, Susi Agustina.

Kegiatan ini memanfaatkan telur bebek segar dari unit peternakan milik BUMDes sebagai bahan utama, kemudian diolah menjadi telur asin melalui proses pengasinan tradisional. Ibu-ibu PKK mengikuti setiap tahap—mulai dari pemilihan telur berkualitas, pembersihan, pembuatan adonan pengasin, hingga proses pembalutan telur menggunakan campuran garam dan bahan pendukung lainnya.

Ketua TP PKK, Susi Agustina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan potensi desa untuk menghasilkan produk bernilai jual.

“Kegiatan ini bukan hanya melatih keterampilan kader PKK, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi desa. Dengan memanfaatkan telur bebek dari BUMDes, kami berharap produk telur asin ini dapat menjadi komoditas unggulan PKK,” ujar Susi.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohammad Mansyursah, yang turut mendukung kegiatan ini, mengapresiasi inisiatif sinergi PKK dan BUMDes dalam menciptakan nilai tambah produk desa.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun kemandirian ekonomi. Pemerintah desa sangat mendukung upaya PKK dalam mengolah telur bebek menjadi produk siap jual. Harapannya, kegiatan ini dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan pembuatan telur asin ini memberikan beberapa dampak positif bagi desa, di antaranya meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam pengolahan pangan, memberikan nilai tambah pada produk BUMDes sehingga meningkatkan potensi pendapatan desa, mendorong lahirnya produk unggulan baru, yaitu telur asin Tempeh Tengah, memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan hasil peternakan lokal.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Desa Tempeh Tengah semakin optimis dalam mengembangkan produk olahan desa yang berkualitas sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam mendukung ekonomi desa. (KIM Permata Abadi / Melinda)