Dump Truck Sampah BUMDes Srikandi Masuk Bengkel: Perawatan Rutin Jaga Kebersihan Tempeh Tengah
- Aug 25, 2025
- Fandy Achmad Yunianto
- Pemerintahan
Tempeh Tengah, KIM - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Srikandi Desa Tempeh Tengah secara rutin melakukan perawatan berkala terhadap mobil dump truck pengangkut sampah di sebuah bengkel lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, (25/08/2025).
Direktur BUMDes Srikandi, Joyo Mulyo, turut hadir untuk mengawasi langsung proses perawatan. Bendahara BUMDes, Siti Zuhria, memastikan bahwa anggaran perawatan digunakan secara tepat dan efisien. Kepala Desa Tempeh Tengah, M. Mansyursah, mengapresiasi langkah BUMDes Srikandi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Perawatan rutin di bengkel ini sangat penting untuk memastikan dump truck sampah selalu dalam kondisi optimal. Kami tidak ingin ada kendala teknis yang menghambat pengangkutan sampah dan mengganggu kebersihan lingkungan," ujar Joyo Mulyo.
Siti Zuhria, menambahkan bahwa perawatan berkala di bengkel merupakan investasi jangka panjang. "Dengan melakukan perawatan rutin, kami dapat mencegah kerusakan yang lebih besar dan memperpanjang usia pakai dump truck sampah. Ini tentu lebih ekonomis daripada harus membeli unit baru," katanya.
Kades Mansyur, menyampaikan apresiasinya kepada BUMDes Srikandi atas komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Saya sangat mendukung langkah BUMDes Srikandi yang secara rutin melakukan perawatan dump truck sampah di bengkel. Ini adalah bukti keseriusan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan desa," jelasnya.
Perawatan yang dilakukan di bengkel meliputi pemeriksaan mesin secara menyeluruh, penggantian oli dan filter, pengecekan sistem pengereman, serta perbaikan komponen yang aus atau rusak. Selain itu, dilakukan juga pengecekan terhadap kondisi ban dan sistem kelistrikan.
Dengan adanya perawatan rutin, diharapkan dump truck sampah BUMDes Srikandi dapat terus beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tempeh Tengah dalam menjaga kebersihan lingkungan.