Kader Posyandu ILP Ateran Berikan Edukasi Menu PMT Berbahan Pisang yang Inovatif dan Bergizi

  • Nov 10, 2025
  • Doni
  • Kesehatan

Tempeh Tengah, KIM - Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Balai Dusun Ateran, Desa Tempeh Tengah, saat Posyandu ILP Ateran kembali menggelar kegiatan rutinnya pada minggu kedua bulan ini. Kegiatan yang diikuti puluhan ibu balita dan ibu hamil itu berlangsung dengan tertib, disertai antusiasme warga yang tinggi untuk memeriksakan kesehatan anak dan keluarga, Senin (10/11/2025).

Seperti biasa, kegiatan diawali dengan pendataan peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan lingkar lengan atas bagi balita. Petugas dari Puskesmas Tempeh turut hadir mendampingi para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan serta konsultasi gizi dan tumbuh kembang anak. Yang menarik dalam kegiatan kali ini adalah adanya sesi edukasi tentang inovasi menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kader posyandu memberikan penjelasan langsung mengenai manfaat buah pisang sebagai bahan utama olahan PMT hari itu, yaitu nugget pisang dan nagasari.

“Pisang mengandung banyak nutrisi seperti kalium, magnesium, dan serat yang baik untuk pencernaan anak. Selain itu, pisang mudah didapat dan harganya terjangkau, sehingga bisa menjadi pilihan bahan makanan sehat di rumah,” ujar Neneng, salah satu kader Posyandu ILP Ateran dalam sesi edukasi.

Kader posyandu juga menunjukkan cara sederhana membuat nugget pisang dan nagasari agar para ibu dapat mempraktikkannya di rumah. Nugget pisang dibuat dengan campuran pisang matang, tepung terigu, dan sedikit susu bubuk yang kemudian dikukus dan digoreng ringan, sementara nagasari dibuat dari campuran tepung beras dan santan dengan isian pisang raja yang manis dan lembut.

Kedua menu tersebut disajikan kepada anak-anak setelah kegiatan penimbangan. Anak-anak tampak menikmati dengan lahap sambil sesekali tersenyum ceria. Para ibu pun tertarik untuk mencoba resep tersebut di rumah karena dinilai lebih sehat dibandingkan jajanan kemasan.

Selain edukasi gizi, kader juga memberikan penyuluhan ringan mengenai pentingnya variasi makanan bagi balita. Mereka menjelaskan bahwa dengan mengganti bahan utama PMT secara bergantian seperti pisang, ubi, atau jagung dapat membantu anak mengenal berbagai rasa sekaligus memenuhi kebutuhan gizi harian.

“Kami ingin ibu-ibu di Dusun Ateran semakin kreatif membuat makanan sehat untuk anak-anaknya. Pisang adalah bahan lokal yang mudah diolah menjadi berbagai menu lezat dan bergizi,” tambahnya.

Kepala Dusun Ateran, Lody Bramboja, turut mengapresiasi langkah para kader yang terus berinovasi dalam menyajikan edukasi kesehatan yang menarik dan bermanfaat bagi warga. Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya membantu memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan lokal dan kemandirian keluarga.

Dengan semangat kebersamaan, kerja ikhlas para kader, dan dukungan penuh dari Puskesmas serta Pemerintah Desa Tempeh Tengah, Posyandu ILP Ateran semakin membuktikan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini, semangat untuk melahirkan generasi sehat dan cerdas terus dijaga dan dikembangkan dari dusun ke dusun.