Kader Tempeh Tengah Lakukan Sweeping Kesehatan Lansia: Mengukur BB, TB hingga Gula Darah dari Rumah ke Rumah
- Nov 15, 2025
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Ketahanan Pangan
Tempeh Tengah, KIM — Dengan semangat pelayanan dan kepedulian yang tinggi, kader kesehatan Desa Tempeh Tengah kembali turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan sweeping kesehatan lansia di Dusun Kebonan. Kegiatan ini dilakukan secara jemput bola dari rumah ke rumah pada Sabtu (15/11/2025), dengan sasaran sepuluh lansia yang perlu dipantau kondisi kesehatannya secara rutin.
Sweeping ini dipimpin oleh kader posyandu Satumi dan Nur Khasanah, yang membawa perlengkapan pemeriksaan kesehatan lengkap. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar pinggang, lingkar lengan atas (LILA), hingga gula darah acak (GDA). Metode jemput bola ini dipilih agar lansia tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus datang ke posyandu, terutama bagi yang memiliki keterbatasan mobilitas atau kondisi fisik yang melemah.
Program sweeping ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah desa dan kader kesehatan untuk memastikan tidak ada lansia yang terlewat dalam pemantauan kesehatan. Selain pemeriksaan fisik, kader juga memberikan edukasi ringan mengenai pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik yang sesuai usia, serta pengingat terkait kepatuhan minum obat bagi lansia dengan penyakit kronis.
“Kami ingin memastikan kesehatan para lansia selalu terpantau. Banyak dari mereka yang tidak bisa datang ke posyandu karena kondisi tubuh, jadi kami yang datang untuk membantu,” ujar Satumi, kader posyandu, saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Selama kunjungan, suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Para lansia seperti Susilo dan Sutomo menyambut kedatangan kader dengan antusias. Beberapa lansia tampak bercerita tentang kondisi kesehatan mereka, sementara kader mendengarkan dengan telaten sambil memberikan saran dan motivasi.
Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, memberikan apresiasi penuh atas dedikasi para kader. “Program sweeping seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya lansia. Kegiatan ini adalah bentuk nyata pelayanan publik yang langsung menyentuh warga, dan kami berharap kegiatan ini terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan sweeping ini, kondisi kesehatan sepuluh lansia dapat terpantau dengan lebih baik. Pemeriksaan juga berhasil mendeteksi beberapa perubahan pada lingkar pinggang dan gula darah yang perlu ditindaklanjuti, sehingga kader dapat memberikan rujukan dan saran tindak lanjut kepada keluarga.
Selain meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial antara kader dan warga lansia, menciptakan rasa aman dan perhatian yang sangat dibutuhkan para warga usia lanjut.
Melalui sweeping kesehatan jemput bola ini, Desa Tempeh Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan tidak tertinggal dalam layanan kesehatan dasar. Program seperti ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dusun lain untuk lebih peduli terhadap kelompok rentan, terutama para lansia. (KIM Permata Abadi/Melinda).