Ketua PKK di Garda Depan: Pimpin Senam, Satukan Semangat Sehat Warga Tempeh Tengah
- Feb 01, 2026
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Kesehatan, Kemasyarakatan, Kepemudaan, Kepedulian
Tempeh Tengah, KIM – Di tengah semarak kegiatan senam bersama warga yang berlangsung di Stadion Srikandi Desa Tempeh Tengah, Minggu, (1/2/2026), Ketua TP PKK Desa Tempeh Tengah, Susi Agustina Mansyursah, menyampaikan pesan singkat namun penuh makna yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kekompakan sebagai fondasi kehidupan desa.
Dalam pidatonya, Susi menekankan bahwa kegiatan senam bersama bukan hanya soal bergerak dan berkeringat, melainkan juga tentang membangun kebiasaan positif dan memperkuat ikatan sosial antarwarga.
“Kadang hal besar itu justru dimulai dari kegiatan yang sederhana. Dengan senam bersama seperti ini, kita belajar disiplin menjaga kesehatan sekaligus merawat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar desa,” tuturnya.
Ia mengajak warga untuk tidak memandang kegiatan desa sebatas agenda sesaat, tetapi sebagai ruang perjumpaan yang mempererat hubungan sosial. Menurutnya, desa yang kuat lahir dari masyarakat yang sehat, saling mengenal, dan saling mendukung.
“Kalau warganya sehat dan kompak, suasana desa akan terasa lebih hidup. Dari sinilah semangat gotong royong dan kepedulian bisa terus tumbuh,” lanjutnya.
Pidato tersebut menjadi penguat suasana sebelum senam dimulai. Warga dari berbagai kalangan, ibu-ibu PKK, pemuda, perangkat desa, hingga masyarakat umum—mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat. Kehadiran Ketua PKK yang menyapa langsung warga menambah kedekatan emosional dalam kegiatan tersebut.
Pesan yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan membumi membuat ajakan tersebut mudah diterima dan dirasakan oleh warga. Senam bersama pun tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga momentum refleksi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan keharmonisan sosial secara berkelanjutan.
Melalui ajakan ini, Ketua PKK Desa Tempeh Tengah berharap semangat hidup sehat dan kompak tidak berhenti di lapangan senam, melainkan menjadi bagian dari keseharian warga. Dari pesan yang sederhana, diharapkan lahir dampak bermakna bagi terwujudnya desa yang sehat, rukun, dan saling menguatkan. (KIM Permata Abadi – Melinda)