Ketuk Pintu, Tebar Kasih : Aksi Kader Posyandu Tempeh Tengah yang Menginspirasi
- Nov 11, 2025
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Kesehatan
Tempeh Tengah, KIM – Di tengah rutinitas masyarakat desa yang semakin padat, sekelompok perempuan tangguh dari Desa Tempeh Tengah terus menyalakan semangat peduli sesama. Mereka adalah kader Posyandu, dengan langkah ringan dan hati penuh kasih, menggelar program cek kesehatan gratis dari rumah ke rumah bagi warga desa, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, tetapi telah menjadi gerakan sosial yang menebar kasih dan kepedulian, menjangkau mereka yang tidak sempat hadir di Posyandu karena usia lanjut, keterbatasan mobilitas, atau kesibukan keluarga. Setiap bulan, para kader Posyandu Tempeh Tengah membawa alat tensi, timbangan, buku catatan kesehatan, serta semangat besar untuk memastikan warganya tetap sehat. Dengan senyum ramah, mereka menyapa dan mengetuk pintu satu per satu, melakukan pemeriksaan tekanan darah, berat badan, suhu tubuh, hingga memberikan edukasi ringan seputar gizi, pola makan, dan gaya hidup sehat.
“Banyak warga yang kadang tidak sempat datang ke Posyandu. Jadi kami yang datang menjemput. Kami ingin semua warga tetap sehat dan terpantau,” ujar, Maysaroh (45) salah satu kader dengan senyum tulus saat ditemui di Dusun Sukorejo.
Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran di seluruh dusun Desa Tempeh Tengah dan didukung penuh oleh Pemerintah Desa Tempeh Tengah serta Puskesmas Tempeh. Dengan pendekatan layanan Jemput Bola, layanan kesehatan dasar menjadi lebih inklusif dan merata. Melalui program sederhana ini, para kader tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Mereka mengajarkan cara mengenali tanda-tanda tubuh yang membutuhkan perhatian medis dan menanamkan kebiasaan hidup bersih serta pola makan seimbang.
Setiap bulannya, tercatat 230 orang lanjut usia (lansia) di Desa Tempeh Tengah telah mengikuti program cek kesehatan gratis, baik di Posyandu maupun melalui kunjungan langsung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang lansia dilayani secara door to door oleh kader Posyandu yang berkunjung ke rumah lansia masing-masing. Angka ini menunjukkan betapa besar komitmen kader dalam memastikan layanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.
“Program ini sangat membantu petugas kesehatan dalam memantau kondisi warga, terutama lansia dan ibu hamil yang sulit datang ke posyandu. Kader-kader desa sudah terlatih dengan baik, jadi mereka menjadi perpanjangan tangan kami dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan,” tutur Sumihartini, A.Md.Keb, Bidan Desa Tempeh Tengah.
Selain tenaga kesehatan, warga yang menerima manfaat juga merasakan langsung dampak positif dari kegiatan ini. “Saya senang sekali waktu kader datang ke rumah. Biasanya saya susah jalan jauh ke posyandu karena lutut sering sakit. Sekarang bisa dicek tekanan darah dan berat badan di rumah, rasanya diperhatikan banget,” ungkap Soetji rahajoe (73), warga Dusun Sukorejo yang menjadi salah satu penerima layanan.
Selain pemeriksaan, masyarakat juga diajak untuk aktif menjaga kesehatan diri dan keluarga. Masyarakat tidak lagi hanya menunggu bantuan, tetapi mulai memahami bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Lebih dari itu, gerakan ini juga membuka kesadaran masyarakat bahwa kesehatan bukan hanya urusan pribadi, tetapi bagian penting dari upaya bersama membangun desa yang maju dan mandiri.
Kader Posyandu Desa Tempeh Tengah telah menunjukkan bahwa rasa cinta tanah air dan semangat gotong royong dapat diwujudkan dalam bentuk sederhana dengan saling menjaga dan peduli terhadap sesama. Dengan adanya kegiatan ini sehingga menciptakan suasana aman dan nyaman di lingkungan desa, di mana warga merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam upaya peningkatan kesejahteraan bersama. Rasa kekeluargaan tumbuh kuat, mempererat hubungan antarwarga tanpa sekat sosial maupun ekonomi.
Program cek kesehatan gratis ini telah menjadi teladan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan cinta dan konsistensi. Desa Tempeh Tengah telah membuktikan bahwa kesehatan masyarakat dapat dijaga bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui ketulusan dan gotong royong warga desa sendiri. Semangat kader Posyandu dalam menjemput sehat dari pintu ke pintu mencerminkan nilai luhur bangsa. Karena setiap masyarakat sehat, maka desa akan kuat, dan Indonesia pun semakin tangguh. (KIM Permata Abadi/Doni).
#ArtikelKIMFEST2025 #CekKesehatanGratis #DesaTempehTengahSehat #KIMPermataAbadi