Naik Kelas Menuju Berseri Madya, Desa Tempeh Tengah Tunjukkan Kemandirian Pengelolaan Lingkungan Berbasis Partisipasi Warga

  • Jan 21, 2026
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Lingkungan Hidup, Kemasyarakatan, Kepedulian

Tempeh Tengah, KIM — Desa Tempeh Tengah terus menunjukkan komitmen nyata dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan melangkah menuju Desa Berseri Tingkat Madya, kategori menengah dalam penghargaan lingkungan hidup Provinsi Jawa Timur. Capaian ini menandai peningkatan signifikan dari kategori Pratama, sekaligus mencerminkan kemandirian dan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari, Rabu (21/1/2026).

Pada tingkat Madya, Desa Tempeh Tengah dinilai telah mampu menjalankan pengelolaan lingkungan secara lebih sistematis. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan sampah berbasis pemilahan organik dan anorganik, yang didukung oleh keberadaan bank sampah aktif di tingkat RW. Bank sampah ini tidak hanya berjalan rutin, tetapi juga menunjukkan perkembangan positif melalui peningkatan jumlah nasabah dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain pengelolaan sampah, upaya pelestarian lingkungan dan penghijauan juga menjadi perhatian utama. Warga secara aktif mengembangkan taman pekarangan, memperindah lingkungan sekitar permukiman, serta mengolah sampah plastik menjadi produk kerajinan bernilai guna. Langkah ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga pada nilai ekonomi dan keberlanjutan.

Kepala Dusun Kebonsari, Rofik, menyampaikan bahwa pencapaian menuju Desa Berseri Tingkat Madya tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat di tingkat dusun dan RW.
“Warga sudah terbiasa memilah sampah dari rumah, ikut bank sampah, dan menjaga lingkungan bersama. Ini bukan kegiatan sesaat, tapi sudah menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran bersama,” ujarnya.

Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama Desa Tempeh Tengah. Berbagai elemen desa seperti PKK, kader lingkungan, kader kesehatan, pemuda, dan tokoh masyarakat terlibat langsung dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi lintas unsur ini menjadikan program Desa Berseri tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, menegaskan bahwa Desa Berseri Tingkat Madya merupakan tahapan penting dalam pembangunan desa berkelanjutan.
“Naiknya kategori ini menunjukkan bahwa masyarakat kita sudah mandiri dan konsisten. Pemerintah desa hanya memfasilitasi, tetapi kunci utamanya adalah partisipasi warga yang terus terjaga,” tuturnya.

Ia berharap, capaian ini tidak berhenti pada penilaian semata, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup desa secara berkelanjutan. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi lingkungan dan inovasi pengelolaan sampah agar Desa Tempeh Tengah mampu melangkah ke kategori yang lebih tinggi di masa mendatang.

Melalui komitmen bersama dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Tempeh Tengah membuktikan diri sebagai desa yang siap “naik kelas” tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga mandiri, berdaya, dan berkelanjutan. (KIM Permata Abadi - Melinda)