Pemberdayaan Berkelanjutan: Ibu-Ibu PKK Mantapkan Proses Pembuatan Telur Asin Desa

  • Nov 28, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Ketahanan Pangan

Tempeh Tengah, KIM — Upaya pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan pangan di Desa Tempeh Tengah terus berlanjut. Setelah kegiatan pengolahan telur asin pada hari sebelumnya, ibu-ibu PKK kembali melaksanakan proses lanjutan pembuatan telur asin pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di rumah Ketua TP PKK Desa Tempeh Tengah, Susi Agustina Mansyursah, dengan memanfaatkan 100 butir telur bebek yang diperoleh dari unit peternakan BUMDes Srikandi.

Kegiatan hari kedua ini difokuskan pada penyempurnaan proses pengasinan, mulai dari pembersihan ulang telur, pengecekan kualitas, hingga memantapkan teknik pembalutan adonan pengasin yang telah dipersiapkan sehari sebelumnya. Proses dilakukan secara teliti agar telur asin yang dihasilkan mempunyai rasa yang merata dan kualitas yang lebih baik.

Ketua TP PKK, Susi Agustina Mansyursah, menyampaikan bahwa kegiatan dua hari ini adalah bentuk nyata komitmen PKK dalam memanfaatkan potensi desa. “Kami ingin menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK mampu mengolah produk lokal menjadi sesuatu yang bernilai tambah. Dua hari ini kami belajar sekaligus berlatih membuat telur asin secara mandiri. Ini adalah langkah awal untuk menjadikannya produk unggulan desa,” ujarnya.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohammad Mansyursah, memberikan apresiasi atas semangat dan konsistensi para kader PKK yang terus mengembangkan kapasitas mereka dalam pengolahan pangan desa. “Kegiatan ini sangat positif. Sinergi PKK dan BUMDes harus terus kita dukung karena mampu memberikan dampak ekonomi bagi desa. Kami berharap telur asin ini nantinya bisa dipasarkan dan menjadi produk khas Tempeh Tengah,” ungkapnya.

Kegiatan pembuatan telur asin ini memberikan sejumlah dampak positif, di antaranya meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam mengolah produk pangan lokal, memaksimalkan hasil peternakan BUMDes, sehingga tidak hanya dijual sebagai telur mentah, mendorong munculnya produk olahan desa yang berpotensi memberikan nilai ekonomi baru, menguatkan ketahanan pangan desa melalui pengolahan bahan lokal yang tahan lama dan bernilai jual.

Dengan terselenggaranya kegiatan lanjutan ini, PKK Desa Tempeh Tengah semakin menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan ekonomi desa, dan pengembangan produk lokal yang berkelanjutan. (KIM Permata Abadi/Melinda).