PKK Tempeh Tengah Raih Juara 3, Bukti Kerja Nyata Pemerintah Desa untuk Masyarakat
- Sep 24, 2025
- Fandy
- Pencapaian
Tempeh Tengah, KIM - Suasana Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, terasa lebih meriah dari biasanya. Ribuan peserta dari berbagai desa di Kabupaten Lumajang hadir dengan balutan seragam khas PKK, membawa semangat dan bangga akan hasil kerja keras mereka. Di tengah balutan dinginnya suasana malam hari serta panggung utama berdiri megah, menjadi saksi apresiasi bagi desa-desa yang berhasil menorehkan prestasi terbaik dalam Implementasi Program PKK Tingkat Kabupaten Lumajang 2025. Rabu, (24/09/2025),
Hari itu menjadi momen bersejarah bagi Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Dari sekian banyak peserta, Desa Tempeh Tengah berhasil meraih peringkat Juara 3 se-Kabupaten Lumajang. Sebuah capaian yang tidak hanya menorehkan prestasi administratif, tetapi juga menjadi simbol kerja kolektif dalam menghidupkan nilai-nilai pemberdayaan keluarga.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut di panggung utama. Tepuk tangan riuh mengiringi langkah perwakilan PKK Tempeh Tengah yang maju menerima piagam penghargaan. Senyum merekah di wajah mereka, menandakan perjuangan panjang akhirnya terbayar.
“Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang bagaimana PKK hadir nyata di tengah masyarakat. Dari pendidikan anak hingga kesehatan keluarga, semua menjadi bagian dari gerakan yang tumbuh dari bawah,” ujar Susi Agustina Mansyursah, Ketua TP PKK Desa Tempeh Tengah, ketika ditemui usai menerima penghargaan. Dengan suara tenang, ia menambahkan bahwa capaian ini lahir dari sinergi para kader, dukungan pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat yang begitu besar.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, saat dihubungi disela kegiatan. “Prestasi ini adalah hasil gotong royong. Saya bangga dengan kerja keras ibu-ibu PKK yang tanpa lelah menggerakkan berbagai program, dari posyandu hingga pelatihan keterampilan. Juara 3 ini hanyalah bonus, yang terpenting adalah manfaat yang sudah dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Bagi masyarakat Tempeh Tengah, capaian ini tidak datang dengan mudah. Berbagai program dijalankan sepanjang tahun mulai dari pembinaan kader Posyandu ILP, penyuluhan gizi anak bebas stunting, pojok PKK , inovasi si madu hati hingga inovasi bank sampah yang melibatkan warga. Semua dirancang bukan hanya untuk memenuhi indikator lomba, melainkan untuk benar-benar menghadirkan perubahan di tingkat keluarga.
Sorak bahagia di Glagah Arum malam itu hanyalah puncak dari cerita panjang perjuangan kader PKK di desa. Mereka bekerja dalam senyap, tanpa sorotan, menggerakkan ruang-ruang kecil di balai desa, posyandu, hingga rumah warga. Dan kini, kerja senyap itu berubah menjadi cahaya yang diakui di tingkat kabupaten.
Ketika tengah malam hari mulai sunyi dan acara usai, rombongan Tempeh Tengah beranjak pulang dengan membawa piagam, dan kebanggaan. Namun lebih dari itu, mereka pulang dengan keyakinan bahwa apa yang telah mereka jalankan bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju gerakan yang lebih besar.
Karena pada akhirnya, penghargaan hanyalah simbol. Yang abadi adalah semangat warga desa yang terus belajar, berbuat, dan bergandengan tangan untuk masa depan keluarga yang lebih baik. Dari Tempeh Tengah, sebuah pesan sederhana bergema bahwa perubahan besar selalu berawal dari rumah-rumah kecil yang penuh cinta dan kepedulian.