Survei Lahan Tuntas, Desa Tempeh Tengah Siapkan Kampung Budidaya Ikan Tematik KKP untuk Menggerakkan Ekonomi Sirkular
- Jul 21, 2026
- KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
- Pemerintahan
Tempeh Tengah, KIM – Pemerintah Desa Tempeh Tengah bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang melakukan survei lokasi tanah kas desa yang direncanakan menjadi kawasan Budidaya Ikan Tematik KKP. Hasil survei menunjukkan lahan dengan ukuran lebar 25 meter dan panjang 38 meter telah memenuhi seluruh kriteria teknis sebagai lokasi pembangunan, Selasa (21/7/2026)
Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis dalam mengembangkan sektor perikanan desa sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi sirkular yang melibatkan masyarakat secara berkelanjutan. Selain menjadi pusat budidaya ikan, kawasan ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, membuka lapangan pekerjaan, hingga meningkatkan pendapatan warga melalui pengelolaan hasil perikanan yang terintegrasi.
Dalam survei lapangan, tim meninjau kondisi lahan, aksesibilitas, sistem irigasi, serta kesiapan lingkungan sekitar sebagai penunjang keberhasilan program. Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi dinilai layak untuk segera memasuki tahapan perencanaan pembangunan.
Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rinto, mengatakan bahwa lokasi yang telah disurvei memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan budidaya ikan tematik yang produktif. "Hasil survei menunjukkan lahan ini telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Kami berharap pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai rencana sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tempeh Tengah melalui peningkatan produksi perikanan dan penguatan ekonomi desa," ujar Rinto.
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang, M. Lutfi, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan teknis selama proses pembangunan hingga operasional budidaya. "Program ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Kami optimistis kawasan budidaya ikan tematik ini dapat menjadi percontohan dalam pengembangan sektor perikanan berbasis potensi lokal di Kabupaten Lumajang," jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Tempeh Tengah, M. Mansyursah, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak terhadap rencana pembangunan tersebut. "Alhamdulillah, hasil survei menyatakan lahan tanah kas desa sudah memenuhi kriteria. Insyaallah pembangunan akan dimulai pada bulan September atau Oktober 2026, dengan target penyelesaian maksimal dua bulan. Kami berharap program ini menjadi penggerak ekonomi sirkular desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Tempeh Tengah sebagai desa yang unggul di sektor budidaya perikanan," ungkapnya.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, kawasan Budidaya Ikan Tematik KKP ini akan menjadi salah satu ikon baru Desa Tempeh Tengah dalam pengembangan perikanan modern berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (KIM Permata Abadi-Fandy).