Sweeping Penimbangan Balita di Kebonan: Upaya Jemput Bola Pastikan Tumbuh Kembang Optimal

  • Nov 15, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Kesehatan

Tempeh Tengah, KIM — Semangat menjaga kesehatan anak-anak di Dusun Kebonan kembali ditunjukkan para kader Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Pada Sabtu (15/11/2025), kader kesehatan melaksanakan sweeping penimbangan balita dari rumah ke rumah guna memastikan seluruh balita terpantau kondisi tumbuh kembangnya secara menyeluruh.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dan kader posyandu dalam memberikan layanan kesehatan merata, terutama bagi balita yang belum sempat hadir saat posyandu rutin. Dengan membawa perlengkapan penimbangan seperti timbangan digital, alat ukur tinggi badan, pita pengukur lingkar kepala, serta alat ukur LILA, para kader bergerak menyusuri pemukiman warga.

Dalam sweeping kali ini, terdapat 5 balita yang diperiksa, salah satunya Cacha, yang mendapat pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan LILA untuk memantau status gizinya. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti sekaligus disertai edukasi singkat kepada orang tua.

“Kadang ada orang tua yang berhalangan hadir saat posyandu, jadi sweeping seperti ini sangat membantu agar semua balita tetap terpantau tumbuh kembangnya,” ujar Satumi, salah satu kader kesehatan yang ikut melakukan penimbangan.

Tujuan kegiatan ini sweeping balita adalah untuk meningkatkan cakupan layanan kesehatan balita, memastikan imunisasi tetap lengkap, mendeteksi dini risiko stunting atau gangguan pertumbuhan, meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya rutin memeriksakan anak.

Suasana kegiatan tampak hangat dan penuh kedekatan. Beberapa balita terlihat malu-malu saat ditimbang, namun suasana mencair saat kader mengajak mereka bermain kecil. Orang tua pun merasa terbantu dengan adanya layanan jemput bola tersebut.

Menurut Nur Khasanah, kader Dusun Kebonan, sweeping balita ini menjadi strategi penting untuk menekan angka stunting di wilayah Kebonan. “Semua anak punya hak untuk sehat. Jadi meskipun rumahnya jauh atau orang tuanya sibuk, kami tetap datang untuk memastikan mereka tumbuh optimal,” ungkapnya.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, turut mengapresiasi langkah para kader. Ia menegaskan bahwa pelayanan langsung seperti ini adalah wujud nyata perhatian desa terhadap kelompok rentan. “Kami mendukung penuh kegiatan sweeping karena kesehatan balita adalah investasi masa depan. Semoga ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi seluruh keluarga,” ujarnya.

Kegiatan sweeping balita ini terbukti memberikan dampak signifikan: balita tetap terpantau meski tidak datang ke posyandu, orang tua semakin sadar akan pentingnya pemantauan rutin, dan risiko masalah gizi dapat dikenali lebih awal. Melalui layanan yang menyentuh langsung rumah-rumah warga, Desa Tempeh Tengah terus menunjukkan komitmen untuk menghadirkan generasi yang sehat, kuat, dan bebas stunting. Sweeping bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga bentuk kepedulian dan upaya berkelanjutan untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh optimal. (KIM Permata Abadi/Melinda).