TPK Tempeh Tengah Ikuti Orientasi Virtual: Tingkatkan Kapasitas Pendampingan Keluarga

  • Nov 18, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Pemerintahan

Tempeh Tengah, KIM - Upaya meningkatkan kualitas layanan pendampingan keluarga di Desa Tempeh Tengah kembali ditunjukkan dengan mengikuti kegiatan Orientasi Kader TPK Kabupaten Lumajang yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Balai Desa Tempeh Tengah, diikuti oleh para kader TP-PKK Desa Tempeh Tengah dengan penuh antusias. Dalam kegiatan orientasi ini, narasumber Irma Rokhmaniah, bersama Ir. Luluk, menyampaikan materi komprehensif tentang tugas dan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, serta baduta usia 0-23 bulan. Materi mencakup pemahaman mendalam tentang proses pendampingan, KIE, fasilitasi layanan rujukan, hingga pelaporan melalui instrumen R/R TPK.

Materi juga menyoroti berbagai alur pendampingan, seperti pendampingan catin risiko anemia, risiko usia, risiko status gizi, pendampingan ibu hamil risiko 4T, risiko anemia, hingga pendampingan masa nifas dan baduta dengan sanitasi tidak sehat. Para kader terlihat serius menyimak karena alur-alur ini menjadi panduan penting dalam penanganan kasus-kasus yang sering ditemui di lapangan.

Tidak hanya itu, narasumber memberikan penekanan khusus terhadap isu zero dose immunization, yaitu anak yang belum pernah menerima satu pun imunisasi dasar. TPK diharapkan berperan aktif dalam pendataan, edukasi orang tua, pendampingan akses imunisasi, serta monitoring lanjutan bagi balita yang imunisasinya belum lengkap.

Pada sesi berikutnya, disampaikan pula materi tentang program GENTING, yang meliputi bantuan nutrisi, bantuan lingkungan layak huni, serta bantuan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga berisiko. Dalam program ini, TPK berperan penting dalam distribusi bantuan, pendampingan, KIE, serta pencatatan dan pelaporan melalui SIGA maupun Elsimil.

Kegiatan orientasi ini dihadiri oleh Ketua TP-PKK Desa Tempeh Tengah, Susi Agustina, didampingi Kepala Desa Tempeh Tengah, M. Mansyursah, serta salah satu anggota PKK, Satumi, yang turut memotivasi kader untuk memaksimalkan peran dalam pelayanan masyarakat.

Ketua TP PKK Desa Tempeh Tengah, Susi Agustina Mansyursah, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kader TPK sebagai garda terdepan pendampingan keluarga. “Pendampingan yang baik berawal dari pemahaman yang baik. Dengan orientasi ini, harapannya kader TPK semakin siap membantu keluarga-keluarga di desa kita, terutama ibu hamil, balita, dan calon pengantin,” ujarnya.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, juga memberikan dukungan penuh  bahwa peran TPK sangat strategis dalam menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan keluarga. “Kegiatan seperti ini sangat penting. Semakin paham tugasnya, semakin cepat kita bisa mendeteksi risiko dan memberi solusi. Pemerintah desa selalu mendukung penuh kegiatan peningkatan kapasitas kader,” tuturnya.

Salah satu narasumber, Irma Rokhmaniah, menekankan dalam penyampaian materinya“TPK bukan hanya pendata, tetapi penggerak. Kita hadir untuk memastikan setiap ibu, setiap anak, dan setiap keluarga mendapatkan layanan yang seharusnya mereka terima.”

Melalui orientasi ini, para kader TPK Desa Tempeh Tengah memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan terstruktur mengenai alur kerja pendampingan keluarga. Mereka kini lebih siap: melakukan pendampingan catin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, dan baduta sesuai standar, mengidentifikasi kasus zero dose dan mempercepat akses imunisasi, melakukan pencatatan dan pelaporan melalui instrumen resmi seperti Elsimil dan SIGA, menguatkan koordinasi dalam penanganan risiko stunting melalui program GENTING. Dengan peningkatan kapasitas ini, diharapkan pelayanan pendampingan keluarga di Desa Tempeh Tengah semakin tepat sasaran, responsif, dan berdampak nyata bagi kesehatan ibu dan anak. (KIM Permata Abadi/Melinda).