Warga Kebonan Gelar Kerja Bakti Massal: Bangun Saluran Air dan Drainase Sepanjang 150 Meter

  • Nov 16, 2025
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Infrastruktur, Kemasyarakatan

Tempeh Tengah, KIM — Semangat gotong royong warga Dusun Kebonan, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, kembali terlihat dalam kegiatan kerja bakti massal pada Minggu (16/11/2025). Seluruh warga tumpah ruah di sepanjang jalan RT 54 untuk melaksanakan pembangunan saluran air dan dilanjutkan pembuatan drainase sepanjang 150 meter sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

Kerja bakti ini diinisiasi oleh warga Dusun Kebonan bersama perangkat desa, dengan dukungan penuh Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah. Sejak pagi, warga sudah berkumpul membawa peralatan seperti cangkul, sekop, dan gerobak. Mereka bekerja sama menggali selokan, membersihkan tanaman liar di pinggir jalan, merapikan tanah, sekaligus menyiapkan material berupa pasir dan batu untuk pembangunan drainase.

Kepala Dusun Kebonan, Uun Triyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian warga terhadap lingkungan. “Kami ingin memastikan aliran air di sepanjang RT 54 bisa lancar, tidak mampet, dan tidak menimbulkan genangan. Semangat warga hari ini sangat luar biasa, semua turun tangan tanpa terkecuali,” ujarnya.

Hariyadi, salah satu warga yang ikut kerja bakti, juga mengungkapkan antusiasmenya. “Kegiatan seperti ini bukan hanya membangun saluran air, tapi juga mempererat kebersamaan antarwarga. Kalau lingkungan bersih dan drainase bagus, kita semua yang menikmati manfaatnya,” katanya sambil terus menggali tanah.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, turut hadir meninjau jalannya kegiatan. Ia mengapresiasi kekompakan warga Kebonan yang selalu aktif dalam program desa. “Gotong royong adalah kekuatan terbesar masyarakat desa. Semoga pembangunan drainase ini membawa manfaat besar, terutama mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Kerja bakti kali ini tidak hanya menghasilkan saluran air dan drainase sepanjang 150 meter, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan bersama-sama. Dengan adanya drainase baru, warga berharap aliran air di wilayah RT 54 menjadi lebih tertata, bebas genangan, serta mendukung kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kerja keras masyarakat dapat memberikan perubahan signifikan bagi lingkungan. Gotong royong tetap hidup di Dusun Kebonan — bukan hanya sebagai tradisi, tetapi sebagai solusi nyata untuk membangun desa yang lebih sehat, rapi, dan sejahtera. (KIM Permata Abadi/Melinda).