Wujud Kepedulian dan Cinta Kasih, Pemdes Tempeh Tengah Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

  • Jun 25, 2026
  • KIM PERMATA ABADI DESA TEMPEH TENGAH
  • Pemerintahan, Keagamaan, Kepedulian

Tempeh TengahKIM – Pemerintah Desa Tempeh Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan santunan anak yatim piatu yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Sebanyak 45 anak yatim piatu menerima santunan dari 15 donatur dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tempeh Tengah pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, beserta perangkat desa, para donatur, serta anak-anak yatim piatu yang hadir didampingi oleh orang tua maupun wali masing-masing.

Suasana haru sekaligus khidmat semakin terasa dengan penampilan Al-Banjari Al Habsyi dari Pondok Pesantren Salafiyah Sukorejo yang membawakan lantunan selawat, sehingga menambah kekhusyukan acara sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Desa sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak yatim piatu sekaligus mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi.

"Kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian kita kepada anak-anak yatim piatu. Semoga santunan yang diberikan dapat membawa manfaat, kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.

Sementara itu, Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Desa dan para donatur yang secara konsisten menghadirkan kegiatan sosial setiap tahunnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan kepedulian yang perlu terus dijaga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Tempeh Tengah berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran para donatur, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim piatu. (KIM Permata Abadi-Dn).